Perbedaan IDM dengan Torrent

Sebagai seorang maniak download, saya selalu dihadapkan dengan dua pilihan yang cukup membingungkan ketika harus mendownload sebuah file yaitu apakah saya harus mendownload file (film, musik, software, atau game) dengan bantuan Internet Download Manager (IDM) atau dengan Torrent?. Jika saya salah mengambil keputusan maka tak anyal lagi banyak waktu yang akan terbuang. Dan berdasarkan pengalaman berkecimpung dalam dunia “per-download-an” maka saya memberikan sedikit untung dan rugi-nya (Pros dan Cons) jika kita mendownload dengan alternatif-alternatif di atas.

 Download dengan third party software (Internet Download Manager, Orbit, Download Accelerator Plus)


PROS:
Mendownload file dengan bantuan sofware “pemercepat” download seperti Internet Download Manager (IDM) memang mengasyikan apalagi dengan tambahan add-on IDM Integration Module di browser maka hampir semua file-file downloadable dapat didownload dengan mudah dan cepat, cukup dengan satu kali klik maka file akan terdownload ke PC termasuk file video flash yang banyak terdapat di situs-situs Tube. Kecepatan yang diberikan pun sangat mumpuni (juga tergantung kecepatan internet kita sendiri). Selain itu jika server dimana file tersebut disimpan terdapat option resumeable maka kita dapat mendownload file tersebut kapan saja tanpa takut download kita terputus ditengah jalan.

CONS:
Walaupun banyak keuntungannya, mendownload dengan IDM pun sebenarnya dapat merugikan kita. Salah satu dampak terbesar bagi saya ketika menggunakan IDM adalah terkurasnya bandwidth internet saya. Praktis, 90 persen bandwidth teralokasi untuk satu program IDM saja, apalagi jika IDM di setting dengan connection LAN 10 Mbps dan jumlah kanal download sebanyak full 16 koneksi maka hampir dipastikan browsing akan sangat-sangat lambat jika IDM juga berjalan disaat bersamaan. Kalau sudah begini saya hanya bisa menunggu IDM saja sampai proses download selesai semua.
Disamping itu, program IDM juga tidak gratis kita harus membeli lisensi dari mereka yang jumlahnya tidak sedikit untuk ukuran kantong pendownload amatir.
 Download Dengan Torrent



PROS:
Selain cara diatas masih ada cara lain dalam mendownload file yakni dengan menggunakan Torrent. Sebelum dapat mendownload file torrent kita harus memiliki Torrent Client (program untuk mendownload file torrent tadi) seperti uTorrent, BitTorrent, KTorrent, Limewire dan lain-lain. Kemudian apa sih keuntungan Torrent?
Sebenarnya banyak keuntungan torrent tapi saya hanya akan menjelaskan garis besarnya saja. Yang pertama, file torrent akan selalu ada dan tidak akan pernah terhapus oleh provider file hosting selama ada seeder-nya. Yang kedua, kita dapat memilih file apa yang ingin kita download. Misalnya di dalam satu folder file yang akan didownload ada 10 file serial TV Friends tapi kita hanya ingin mendownload 3 file saja maka kita dapat membuang sisa 7 file yang ada dan hanya 3 file saja yang terdownload. Yang ketiga adalah faktor bandwidth, Torrent bukanlah penyedot bandwidth seperti IDM. Torrent sangat fleksibel kecepatannya, jika kita tidak sedang browsing maka kecepatan download torrent akan mungkin tinggi namun jika disaat bersamaan kita juga browsing menonton video online Youtube maka Torrent Client akan menyesuaikan kecepatan dengan menurunkan kecepatan download mereka sehingga ada pembagian yang seimbang.
CONS:
Tidak ada hal yang sempurna, maka torrent pun juga demikian. Salah satu kelemahan terbesar torrent adalah faktor availability atau ketersediaan sebuah file. OK, memang file torrent tidak akan “hilang” namun itu bukan indikator utama karena bisa jadi file tersebut ada tapi tidak dapat didownload karena seeder-nya tidak ada lagi. Oleh sebab itu hati-hati jika mendownload file berukuran besar namun ratio antara seeder dan leechernya tidak seimbang maka siap-siap saja proses download akan berhenti ditengah jalan dan akan berjalan kembali jika ada seeder-nya yang entah kapan akan datang atau untuk kasus yang lebih “enak” proses download akan tetap berjalan namun kecepatan download sangat-sangat lambat karena lebih banyak leecher daripada seeder dan bisa memakan waktu berhari-hari.
Kemudian, kerugian yang lain yakni faktor harga diri atau mental. Di dalam dunia torrent kita tidak boleh hanya terus menerus menjadi leecher (pendownload) tapi juga harus menjadi seeder (uploader) file yang telah kita download tadi. Karena inilah, kebanyakan file-file torrent banyak yang tidak bisa didownload karena kelakuan para leecher yang tak bertanggung jawab. Idealnya, rasio antara leeching dan seeding adalah 1:1.
KESIMPULAN:
Setelah menganalisa antara Pros dan Cons maka saya pribadi lebih suka menggunakan Torrent karena faktor bandwidth yang dapat lebih fleksibel. Selain itu untuk mendownload file dengan ukuran file yang besar dan tidak terlalu terburu-buru, Torrent adalah pilihan yang tepat. Namun, tidak semua file tersedia di torrent, jika file yang ingin saya download hanya ada di server-server file hosting maka mau tak mau lagi saya menggunakan IDM sebagai solusi walaupun harus mengorbankan keinginan untuk browsing disaat yang bersamaan.
Referensi :



0 komentar:

Posting Komentar