Sejarah Sepak Bola Indonesia

I.Latar Belakang

Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang paling populer di dunia.Adalah suatu hal yang wajar jika kejuaraan sepakbola yang melibatkan seluruhnegara di dunia memakai nama World Cup atau Piala Dunia tanpa harus menyebut jenisolahraganya. Sepakbola termasuk olahraga tontonan yang erat kaitannya dengan olahraga populer yang melibatkan sekumpulan orang dalam jumlah besar.Sejarah sepak bola indonesia diantaranya ditandai dengan berdirinya suatu organisasi sepak bola yang bernama PSSI.PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia ) yang dibentuk 19 April 1930 di Yogyakarta. Sebagai organisasi olahraga yang dilahirkan di Zaman penjajahan Belanda, Kelahiran PSSI betapapun terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan. Jika meneliti dan menganalisa saat- saat sebelum, selama dan sesudah kelahirannya, sampai 5 tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, jelas sekali bahwa PSSI lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih – benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia.
Tahun 1938 bangsa indonesia mengukir sejarah yaitu mengikuti piala dunia 1938. bukan Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, atau negara-negara besar lain di Asia yang pertama ikut Piala Dunia, tetapi Indonesia (yang pada tahun itu masih bernama Hindia Belanda). Walaupun langsung kandas di babak pertama, tapi pencapaian tersebut patut kita apresiasi dan dijadikan pemicu semangat untuk kembali tampil di piala dunia pada tahun-tahun mendatang. Yang mengejutkan bangsa indonesia masih menggunakan nama Hindia Belanda yaitu memaksa Uni Soviet raksasa sepak bola waktu itu ditahan IMBANG dengan skor 0-0 di moskow.
Namun dari tahun ke tahun bahkan sudah lama sekali masyarakat indonesia tidak lagi menyaksikan kejayaan-kejayaan timnas sepak bola kita di tingkat tertinggi bahkan semakin minim prestasi,semua sudah terlihat dari berbagai kompetisi internasional,hasilnya pun sangat mengecewakan.Di tingkat asia tenggara sendiri pun tim nas kita masih harus bersusah payah bersaing dengan negara-negara yang bisa di katakan baru memulai sepak bolanya,padahal persepak bolaan kita Indonesia lebih tua dari negara-negara yang baru memulai sepak bolanya.Lalu kenapa justru timnas kita semakin tertinggal,walaupun kini timnas kita minim prestasi saya sebagai masyarakat Indonesia dan cinta terhadap sepak bola Indonesia ,akan tetap selalu mendukung timnas merah putih apapun keadaannya.Melihat keadaan saat ini, selam 18 tahun terakhir Indonesia paceklik gelar. Sebagai negara besar dan jumlah penduduk yang besar raihan prestasi dalam bidang sepakbola sangatlah menyedihkan. Walau dikenal sebagai negara yang  pertama kali di Asia yang ikut dalam Piala Dunia tapi saat ini prestasinya tidak berubah.

II.Permasalahan

Dari pokok pembahasan diatas jelas inti permaslahannya adalah prestasi timnas indonesia yang semakin kesini semakain menunjukan prestasi yang kurang membagakan dan tidak seindah sejarahnya.Tetapi jika terus-menerus seperti ini keadaan timnas kita yang selalu terpuruk,saya hanya ingin menyampaikan beberapa pendapat yang mungkin adalah factor-factor menurunnya sepak bola kita,menurut saya banyak beberapa yang harus di benahi atau di ubah diantaranya:
1.Kisruh PSSI :
PSSI adalah induk organisai teritnggi sepak bola di negeri ini.Segala macam bentuk kegiatan mengenai sepak bola di atur oleh organisasi ini. Tapi kenyataanya organisasi ini hanya sibuk memikirkan merebutkan kursi kepemimpinan yang baru.
2.Kompetisi sejak dini :
kita harusya lebih memperhatikan pengganti penerus-penerus timnas kita yang akan datang misalnya dengan mengadakan kompetisi-kompetisi dari tingkat dasar atau sekolah untuk mencari bibit –bibit baru sepak bola timnas kita.Namun yang saya lihat kurang maksimal,ada jenjang kompetisi yang terputus.
3.Sarana dan prasarana olahraga:
Timnas sepak bola Kita sendiri masih memerlukan fasilitas fasilitas yang layak seperti alat alat olahraga yang berlabel internasional dan fasilitas tempat latihan. Dan masih banyak lagi ,tetapi dari ke tiga factor itulah yang paling penting menurut saya.Dari berbagai penjelasan di atas saya hanya ingin timas sepak bola kita tidak terus meneru terpuruk,inilah saatnya untuk bangkit kembali dari keterpurukan,saya yakin semua masyarakat Indonesia juga rindu akan kejayaan tim nas sepak bola kita yang dulu sempat menjadi macannya asia.

III.Landasan Teori

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Organisasi masalah perilaku tentang manajemen budaya komunikasi struktur pengembangan teori prilaku kepemimpinan tentang. Contoh hukum pendidikan indonesia manajemen masalah sosial ekonomi islam sistem perilaku budaya laporan? Penelitian komputer lingkungan manajemen perusahaan komunikasi agama ilmu informasi kesehatan politik sosial.
Organisasi pada intinya adalah interaksi-interaksi orang dalam sebuah wadah untuk melakukan sebuah tujuan yang sama.
Pengertian organisasi:
1.         Organisasi adalah wadah atau tempat.
2.      Organisasi adalah sebuah proses yang dilakukan bersama-sama, dengan landasan yang sama, tujuan yang sama, dan juga dengan cara-cara yang sama.
Banyak bentuk organisasi di masyarakat, misalnya negara, partai politik, perkumpulan masyarakat, bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaitu keluarga dan lain sebagainya. Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perwakilan dagang, perkumpulan olah raga dan lain sebagainya, lainnya sebagai proses pengorganisasian pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan yang efektif.

Pengertian Organisasi
Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Pengertian Struktur organisasi
Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan. Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka. Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan. Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat.
Dengan landasan teori ini saya akan menerapkan ke pokok pembahasan diatas,mengenai beberapa masalah yang menyebabkan kondisi sepak bola indonesia yang kian hari kina menurun. Dengan menggunakan teori diatas kita dengan mudah menyusun kerangka pokok apa saja yang menyebabkan persepakbolaan indonesia yang semakin menurun.Dari mulai organisasi PSSI-nya,pembinaan usia muda,kondisi lapangan sepak bola smapai urusan suporter kita akan bahas.Jadi kita bisa mengambil kesimpulan apa saja yang menyebabkan kondisi persepakbolaan indinesia semakin kesini semakin menurun.Dengan mengetahui apa saja faktor-faktor yang menyebabkan sepak bola kita turun kita bisa mengintrofeksi diri untuk memperbaiki itu semua.Bukan hanya tanggung jawab PSSI saja ataupun pemerintah tapi kita semua warga indonesia yang mencintai sepak bola dalam negeri.Kalu bukan kita siapa lagi..??

IV.Pembahasan Masalah

Kisruh PSSI
               Memberitakan PSSI seperti tidak ada habis-habisnya. Namun sungguh sangat disayangkan apa yang diberitakan hanyalah mengenai kekisruhan, hujatan satu sama lain diantara sekelompok orang  yang mengaku cinta terhadap persepakbolaan Indonesia. Sungguh ironi, PSSI idealnya adalah sebagai salah satu instrumen atau organisasi otonom yang bisa mempersatukan bangsa dengan sepak bola, namun nyatanya kekisruhan demi kekisruhan seperti tak berkesudahan. Pasca kisruhnya kongres PSSI di pekanbaru bulan maret lalu yang berujung pembekuan kepengurusan PSSI dibawah kepemimpinan Nurdin Halid Cs,  kembali dilakukan  Kongres PSSI  dibawah kepeminpinan Agum Gumelar sebagai Ketua Komite Normalisasi (KN) yang dibentuk FIFA  juga tidak menghasilkan keputusan apa-apa ‘dead lock’. Kita semua menyaksikan bagaimana jalannya kongres begitu sangat menorehkan keprihatinan dan kekecewaan, kelompok yang mengatasnamakan k-78 bersikukuh mengusung jagoannya untuk ikut dalam bursa pemilihan ketua umum PSSI walaupun sudah ditolak FIFA.Kongres yang menelan biaya milyaran rupiah itu, sedianya menghasilkan kepengurusan PSSI yang kredibel, profesional, bersih dan mampu membawa prestasi sepak bola Indonesia di pentas dunia kini terpuruk bahkan terancam sanksi FIFA.
Kekisruhan demi kekisruhan  tersebut tentunya menorehkan luka yang dalam bagi seluruh pecinta sepak bola. Namun tentu tidaklah elok jika kita terus terjebak dalam suasana kekisruhan, saling hujat dan saling menyalahkan satu sama lain. Kejadian ini bisa dijadikan momentum bagi PSSI  untuk maju kedepan. Kita harus yakin bahwa setiap hati nurani pelaku, pecinta sepak bola menginginkan sepakbola indonesia maju. Untuk itu dibutuhkan dialog satu sama lain, duduk bersama mengambil jalan tengah dengan semangat persatuan dan kesatuan. Dialog ini tentunya perlu mediator, dan untuk saat ini yang paling  tepat adalah pemerintah. Pemerintah harus berperan aktif merangkul kubu-kubu yang bersebrangan dengan keputusan FIFA. Pemerintah yakin bisa, membekukan PSSI era nurdin saja bisa, apalagi megajak dialog K-78.
Ada atau tidak adanya pun sanksi dari FIFA permasalahan ini tetap harus diselesaikan. Kita butuh organisasi PSSI yang kredibel dibawah ketua umum yang dipilih secara legitimite dan diakui oleh seluruh pemilik suara dalam kongres. Untuk itu, masing-masing pemilik suara juga disarankan melakukan konsolidasi/ishlah, mencari jalan terbaik demi memajukan persepakbolaan tanah air.Jika kisruh selalu mendera tubuh PSSI, bisa jadi FIFA memberikan sanksi kepada induk organisasi sepak bola nasional tersebut. Risiko terberat adalah Merah Putih dilarang tampil di ajang internasional. Tak hanya bagi tim nasional, klub dari yang senior hingga anak-anak bakal terkena dampaknya. Buntutnya, persepakbolaan Indonesia semakin terpuruk. Dan, episode kisruh di tubuh PSSI terus bergulir.
Mari Kita Menanti PSSI yang bersih, kredibel, profesional dan mampu memajukan persepakbolaan nasional dipentas dunia. Harapan Itu tentu masih ada.

Kompetisi Usia Muda
Jika melihat hari-hari sebelum kongres, kejadian kemarin sebenarnya sama sekali tidak mengejutkan. sudah terlihat jelas bahwa kongres tidak akan menghasilkan apa-apa dan setiap kelompok masih akan memegang kepentingannya masing-masing. reformasi PSSI sepertinya masih hanya masih menjadi impian para pecinta sepakbola Indonesia. Namun menurut saya, keinginan dari masyarakat Indonesia bukanlah reformasi PSSI. Masyarakat Indonesia bukan masyarakat yang suka berfikir panjang. Sama halnya dengan hasil survey yang ada bahwa era Soeharto lebih disukai ketimbang era SBY saat ini. Hal itu karena pada era Soeharto masyarakat lebih mudah mencari makan. tidak peduli kalau dibalik kemudahan itu Soeharto sedang menumpuk kekayaan dari uang yang seharusnya menjadi milik rakyat. Namun rakyat Indonesia tidak terlalu ambil pusing karena bagi mereka yang penting bisa makan.
Sama halnya dengan sepakbola. Tidak banyak rakyat Indonesia yang mempermasalahkan adanya korup dan permainan politik di tubuh PSSI. Tapi ratusan juta rakyat Indonesia meminta prestasi dari tim nasional Indonesia. Ya, hanya itu, prestasi. Mungkin memang salah satu penyebab minimnya prestasi timnas Indonesia memang karena adanya korupsi serta permasalahan-permasalahan lainnya di PSSI. Namun bukan itulah penyebab utamanya. Indonesia tidak punya prestasi karena Indonesia tidak bisa menghasilkan pemain-pemain berbakat yang mempunyai mental bertanding yang baik. Indonesia tidak bisa menciptakan pemain berkualitas karena Indonesia tidak punya pembinaan usia muda yang baik. Indonesia tidak punya kompetisi muda berjenjang dari umum 10, 13, 15, dan 17. Inilah yang dibutuhkan sepakbola Indonesia saat ini. Bukan ketua PSSI yang baru yang berasal dari partai berbeda dengan ketua sebelumnya.
Jika saya ditanya tentang kejadian kongres kemarin dan kisruh PSSI yang terjadi. Saya akan menjawab "persetan". Saya tidak tertarik dengan politik, jadi untuk apa saya mengurusi masalah politik. Yang saya sukai itu sepakbola, sedangkan PSSI (saat ini) adalah organisasi politik. Saya tidak tertarik untuk memikirkan PSSI. Lebih baik sekarang pikirkan bagaimana caranya membangun pembinaan usia muda Indonesia. Bagaimana agar kita bisa meneruskan perjuangan Ronny dalam membangun pembinaan usia muda. Bodo amat orang-orang politik berantem untuk memperebutkan kursi ketua umum PSSI. Setidaknya untuk saat ini, biarlah PSSI dipegang sama orang-orang ga brengsek itu. Yang penting sekarang kita buat timnas Indonesia bisa berbicara banyak di dunia meski tanpa bantuan dan campur tangan PSSI. Dulu saya sempat berkeinginan untuk bisa menjadi anggota PSSI dan kemudian bisa menjadi ketua umumnya. Ya, itu salah satu cita-cita saya karena saya pikir dengan begitu saya bisa menghabiskan hidup saya untuk sepakbola Indonesia. Namun sekarang, saya akan menuruti nasihat dari legenda sepakbola Indonesia, Ronny pattinasarany, bahwa lebih baik tidak perlu masuk ke PSSI. Banyak jalan lain jika ingin menghabiskan hidup untuk sepakbola Indonesia. Saya akan menggunakan jalan saya sendiri untuk membangun sepakbola Indonesia. Ya, mungkin sedikit saran saya untuk orang-orang yang sedang ribut tentang PSSI atau juga untuk para anggota DPR jika ada yang iseng baca blog saya. Jika anda belom sanggup memikirkan dampak dari perbuatan anda bagi sepakbola atau pun negara Indonesia. Setidaknya, pikirkan dampak yang harus ditanggung anak anda.

Sarana Dan Prasarana Sepakbola
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa salah satu yang  membuat sepak bola suatu negara bisa maju adalah ditunjang dengan kondisi stadion yang baik pula.Namun sayangnya kondisi hampir semua kondisi stadion di indonesia belum memuaskan.Hanya beberapa saja yan mungkin layak digunakan untuk pertandingan internasional,seperti stadion gelora bung karno,stadion persisam,stadion sriwijaya palembang dan segelintir stadion lainnya,sisanya sungguh mengecewakan.
Ini adalah menjadi PR buat ketua PSSI yang baru untuk membenahi semua kekurangan ini.tapi melihat kondisi PSSI yang sekarang kecil kemungkinan menaruh semua harapan ke organisai tersebut.Ini kayaknya menjadi tnaggung jawab kita semua sebagai warga negara yang mencintai sepak bola negeri.Mudah-mudahan dimasa yang akan datang negeri ini akan menjadi kekuatan sepak bola yang di takuti seantero jagad...amin.
Kondisi beberapa stadion di tanah air memang kurang memuaskan,mungkin karena terbentur dengan biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing daerah yang tidak bisa mencukupi untuk membangun sebuah stadion yang layak,ataupun terbentur dengan masalah izin lahan.Miris memang mendengar semua itu,tapi kita harus optimis dengan keadaan stadion sekarang.Mudah-mudahan dengan kondisi antusias masyarakat kita yang begitu besar,mendorong pemerintah untuk menyalurkan dana ke daerah-daerah buat memlihara ataupun membangun stadion yang baru.Itu semua demi kelangsungan sepak bola kita yang insya allah berjaya dimasa yang akan datang..amin.
Selain beberapa faktor yang menyebabkan kondisi sepak bola indonesia semakin menurun,namun ada secercah harapan bagi persepakbolaan kita yaitu dengan adanya pemain ke-12 yaitu suporter.Ya,,gak di pungkiri lagi suporter kita harus di jadikan kebanggan buat sepak bola kita.Suporter merupakan elemen penting dalam sepakbola. Pernahkah kalian melihat suatu pertandingan sepakbola tanpa suporter...? Saya yakin kalian pernah melihatnya. Apakah kalian merasakan ada yang kurang dari pertandingan tersebut...?Pertandingan sepakbola tanpa suporter bisa diibaratkan sayur tanpa garam. Suporter bisa menjadi pemain ke-12 bagi tim yang bertanding. Suporter bisa memberikan kekuatan tersendiri dari sebuah tim dalam sepakbola.Di Indonesia banyak kita temukan kelompok suporter yang mendukung klub kesayangan mereka. Dan saya pikir hampir semua klub sepakbola profesional di Indonesia mempunyai suporter. Para suporter ini menggunakan berbagai atribut dan kostum kebanggaan mereka di setiap klub yang mereka dukung sedang bertanding. Mulai dari topi, slayer, kaos, bendera, dan atribut lainnya selalu melekat pada diri mereka. Bahkan ada juga beberapa suporter yang rela untuk mengecat muka mereka sampai seluruh badan mereka demi mendukung tim kesayangannya.Fenomena suporter di Indonesia semakin menarik karena setiap suporter memberikan nama kelompok suporter dengan nama-nama yang unik.
Suporter indonesia luar biasa banyaknya,dari mulai anak keci sampai yang sudah ujur semuanya antusias menonton sepak bola kita.Mereka datang ke stadion demi mendukung tim kesayangan mereka walupun mereka tidak punya uang dan akhirya membobol pintu masuk stadion.suporter sepak bola indonesia termasuk suporter yang paling banyak di dunia walaupun sepak bolanya tidak begitu maju.Tapi gak apalah yang penting masih ada yang di banggakan dari sepak bola dalam negeri.yang paling saya kagumi adalah dikala timnas senior kita berlaga tak henti-hentinya dukungan dari suporter terus mengalir.Mereka rela mengantri berjam-jam,kepanasan,kehujanan demi mendapatkan karcis agar bisa masuk ke dalam stadion.

V.Penutup

V.I Kesimpulan
Dari pokok pembahasan diatas kita bisa menarik kesimpulan apa saja yang bisa kita ambil untuk mengoreksi persepakbolaan kita yang semakin turun.Diatas sudah dijelaskan bahwa salah satunya adalah badan atau organisasi sepak bola kita yang kisruh.dari jamannya era Nurdin Halid sampai yang sekarang era Johar arifin yang sampai sekarang gak jelas dengan format pertandingan yang akan diterapkan.Menurut saya era kepemimpinan pak Johar gak tegas(plin-plan).Membuat beberapa klub urung mengikuti pertandingan yang di usung oleh PSSI di bawah kepemimpinan pak Johar.
Berita-berita yang terjadi sekarang berhubungan dengna kisruh PSSI adalah pecahnya beberapa klub yang mendirikan format pertandingan sendiri,dan sebagian ada yang begabung dengan PSSI.Beberapa klub yang menolak karena format pertandingan yang diikuti sebanyak 24 klub ISL dan sebagian dari klub LPI,pertandingan yang cukup melelahkan,,bukan??Memang ada benarnya juga klub-klub yang menentang PSSI,mana ada jumlah klub di suatu liga jumlahnya 24 klub(banyak banged) yang cukup melelahkan.Di inggris saja yang sepak bolanya jauh diatas kita,itu jumlah klubnya dalam liga hanyalah 18 klub.Harusnya kan yang kurang bagus mengikuti yang sudah bagus,,iya kan??
Melihat kondisi seperti itu jangankan klub-klub,kita saja yang hanya menonton ikut menjadi bingung dengan sepak bola kita.Dulu saya menaruh harapan setelah bergulirnya kepemimpinan Nurdin Halid di bawah kepemimpinan sekarang akan membawa sepak bola indonesia akan semakin maju,nyatanya hanya mimpi belaka.Kapan sepak bola kita akan maju..??Kayaknya kita harus menunda dulu entah sampai kapan itu akan terwujud.

V.II. Saran
Saya yang hanya bisa ngomong doang(mendingan dari pada hanya diam saja) hanya bisa berkomentar saja dan hanya bisa memberi sedikit saran saja.Saran saya terutama di tujukan kepada seluluruh jajaran pengurus PSSI yang sekarang tolonglah kepentingan yang berbau politik  jangan di bawa ke dunia sepak bola,sudah cukup dengan kondisi pemerintah negeri ini yang penuh dengan permainan politik yang hanya menyengsarakan rakyat saja.Harusnya PSSI sekarang jauh lebih bersih dengan hal-hal yang berbau politik,kepentingan kelompok,korupsi dan sebagainya.PSSI sekarang harus bisa mementingkan sepak bola diatas kepentingan yang lain dan harus jauh lebih tegas dan terbuka ke publik.
Dan buksn hsnys PSSI saja namun semua elemen yang berkaitan dengan sepak bola tanah air seperti pemerintah,suporter dan rakyat indonesia harus ikut bertanggung jawab mengawasi dan menjaga sepak bola kita agar semakin maju di kemudian hari.Dan bukan hanya dalam bentuk badan atau organisasi doang yang ikut bertanggung jawab,namun sistem sepak bola kita juga harus di benahi seperti jenjang kompetisi di setiap kelompok umur harus terjaga jangan sampai putus di tengah jalan.Selain itu kondisi lapangan sepak bola kita juga perlu mendpatkan perhatian dari semua elmen yang tadi di jelaskan di atas.
Mudah-mudahan dengan semua itu di perhatikan dan di jalankan dengan bersama-sama dan dengan satu tujuan yang sama yaitu demi memajukan sepak bola indonesia tercinta.Dengan semua kondisi itu dijalankan dengan baik insya allah kondisi sepak bola di masa yang akan datang akan jauh lebih baik dan bisa menyaingi negara-negara di eropa sana....amin.

0 komentar:

Poskan Komentar